Airlangga Ungkap Keinginan Indonesia Bergabung dengan FATF

Airlangga Hartarto saat menghadiri jamuan makam malam dengan 32 duta besar negara yang tergabung dalam FATF.(twt:@airlangga_hrt)

JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengungkapkan keinginan Indonesia untuk bergabung dengan Financial Action Task Force (FATF).

Keinginan tersebut disampaikan Airlangga pada acara makan malam bersama 32 perwakilan duta besar dari negara-negara yang tergabung dalam FATF, Minggu malam baru-maru ini.

“Saya sampaikan keinginan Indonesia untuk menjadi anggota penuh FATF sebagai komitmen dan upaya pemerintah mencegah tindak pencucian uang,” terang Airlangga, seperti dikutip Express.co.id dari akun twitternya @airlangga_hrt.

Pertemuan sekaligus jamuan makan malam ini dihadiri juga oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar.

Diketahui, seperti dilansir dari situs ppatk.go.id, Financial Action Task Force (FATF) merupakan forum pertemuan 37 negara anggota yang membahas kebijakan standar internasional, yang bertujuan untuk memerangi pencucian uang dan pendanaan teroris.

Kantornya berlokasi di gedung OECD, Paris, Perancis. Saat ini dua jurisdiksi sedang dalam status sebagai observasi di FATF Plenaruy, yakni Arab Saudi dan Israel.

Indonesia sendiri adalah satu-satunya negara anggota G-20 yang belum menjadi anggota FATF dan selalu bernaung di bawah bendera APG dalam setiap menghadiri pertemuan tahunannya.

Pertemuan FATF ini dapat berlangsung tiga kali selama setahun. Masing-masing dilaksanakan pada bulan Februari (berlokasi di Paris), bulan Juni/Juli (berlokasi di negara yang menjadi Presiden – tahun lalu di Velencia, Spanyol), dan bulan Oktober (kembali berlokasi di Paris).(*)

BAGIKAN