KSP Moeldoko: Berbagai Gebrakan Kepala BP2MI Patut Diapresiasi

KSP Moeldoko dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani berpose bersama PMI, usai pelepasan PMI program GtoG ke Korea Selatan, Senin (09/01/2023).(foto:express.co.id/juan)

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) TNI Moeldoko mengaku berbagai gebrakan yang dilakukan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani patut diapresiasi.

“Berbagai gebrakan yang dilakukan Kepala BP2MI Benny Rhamdani patut diapresiasi,” tegas KSP Moeldoko.

Meski pun di satu sisi, Benny Rhamdani sendiri baru dua tahun memimpin lembaga ini. Namun KSP Moeldoko menilai, bukan dilihat dari berapa lama seseorang memimpin sebuah organisasi, tapi berapa banyak perubahan yang telah dilakukan.

“Memegang jabatan di organisasi itu bukan dilihat dari lamanya bekerja, tapi sudah berapa banyak perubahan yang dilakukan,” terang KSP Moeldoko, saat melepas 302 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hotel El Royal Kelapa Gading Jakarta, Senin (09/01/2023).

Sebagai bentuk apresiasi KSP Moeldoko terhadap berbagai gebrakan yang telah dilakukan Kepala BP2MI dan jajarannya, KSP Moeldoko mengaku pihaknya sudah beberapa kali menggelar rapat untuk membahas PMI. Baik terkait dengan perlindungan maupun tentang bagaimana memberikan kemudahan bagi PMI.

Adapun berbagai gebrakan yang dilakukan Brani, sapaan akrab Benny Rhamdani, di antaranya terkait dengan instruksi presiden untuk memberikan perlindungan kepada PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Di mana dalam memberikan perlindungan ini, BP2MI sedang berjuang untuk membebaskan biaya kepada PMI.

Setidaknya, kalau belum bisa digratiskan semua, maka setengah dulu yang ditanggung negara.

Gayung bersambut, gebrakan Brani untuk memberikan kemudahan dalam hal biaya kepada PMI, sudah ditindaklanjuti oleh KSP Moeldoko.

Olehnya, Brani pada sambutan di pelepasan 302 PMI program GtoG ke Korsel, menyampaikan terima kasih karena perjuangan itu mulai membuahkan hasil.

“Saya sampaikan terima kasih, karena Bapak Moeldoko telah menyatakan bahwa sebagian dari biaya PMI akan ditanggung pemerinah,” kata Brani.

1
2
BAGIKAN